What Is Business Intelligence?

Persaingan bisnis yang mengetat menjadikan perusahaan yang terlambat berbenah diri terlibas pesaingnya. Data warehouse adalah information yang dimiliki suatu perusahaan yang bersifat besar dan sudah berkualitas yang sudah dipakai sejak perusahaan berdiri. Menurut Nadia Branon, Business Intelligence merupakan kategori yang umum digunakan untuk aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa, dan menyediakan akses pada information agar dapat membantu pengguna dari kalangan perusahaan agar dapat mengambil keputusan dengan lebih baik dan tepat. Data Mining adalah serangkaian proses untuk menggali nilai tambah dari suatu kumpulan knowledge berupa pengetahuan yang selama ini tidak diketahui secara guide.

Pada degree ini adalah komponen pra proses terdiri dari three tahapan yaitu : ekstraksi, transformasi, dan memasukkan (ETL). Menurut Inmon (2002) yang dikutip oleh Niu (2009), pada umumnya sistem enterprise intelligence terdiri dari empat level komponen dan modul manajemen metadata. Istilah Business Intelligence (BI) pertama kali didengungkan pada tahun 1958 oleh seorang peneliti dari IBM yang bernama Hans Peter Luhn. Salah satu strategi mereka adalah memangkas harga sebagai strategi mengiming­imingi pelanggan suatu perusahan agar beralih ke produk mereka. Masalah bisnis atau peluang bisnis di definisikan dan sebuah solusi Business Intelligence diusulkan.business intelligence

Secara umum Business Intelligence (BI) merupakan sebuah proses untuk melakukan ekstraksi information-data operasional perusahaan dan mengumpulkannya dalam sebuah data warehouse yang selanjutnya diproses menggunakan berbagai analisis statistik dalam proses information mining, sehingga didapat berbagai kecenderungan atau pattern dari knowledge (Choirul, 2011).business intelligencebusiness intelligence

Untuk memastikan non-volatilitas, Data Warehouse adalah data yang hanya bisa dibaca dan tidak bisa ditulis/dimodifikasi (Read Only). Business Intelligence adalah rangkaian aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan menyuguhkan akses knowledge untuk membantu petinggi perusahaan dalam pengambilan keputusan (Stevans, 2012).

Sampai dengan saat ini, untuk menghindari Data Repetition di ROLAP dengan akses knowledge langsung ke DWH, cara yang saya gunakan adalah dengan menggunakan Normalized Table dengan bentuk three-NF. Data mart harus dirancang dari perspektif bahwa mereka adalah komponen dari information warehouse terlepas dari fungsi masing-masing atau konstruksi. Dalam konsep SCM ingin diperlihatkan bahwa rangkaian aktivitas antara provider hingga konsumen akhir adalah dalam satu kesatuan tanpa sepakat yang besar.