Business Intelligence For Competitive Advantage

There is quite a lot of things to remember while attempting to implement a successful enterprise intelligence campaign. Business Intelligence lahir untuk menjawab tantangan yang tidak bisa dipenuhi oleh normal reporting, yaitu yang berkaitan dengan empat hal: accessibility, timeliness, format, knowledge integrity. Level teratas dari piramida reporting adalah manajemen senior yang mungkin hanya butuh dashboard yang menyuguhkan ringkasan informasi yang kritis dalam satu halaman. Tahap ini dilakukan evaluasi dan terhadap kebutuhan bisnis yang memberi dorongan terhadap pengembangan awal dari suatu proyek Business Intelligence. Business Intelligence atau yang kerap disingkat BI biasanya mengekstrak information dari beragam sumber.

Karena itu reality desk yang dihasilkan fari Star Schema seringkali hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan analisa yang sudah spesifik tidak bisa dikembangkan lagi, seandainya ada kebutuhan baru, perubahan pada data modelnya akan advanced dan perubahan pada proses populasinya (ETL) juga lebih susah lagi karena information historical nya juga harus berubah, karena itu seringkali jalan pintas yang dilakukan adalah dengan membangun reality table yang baru, nah dengan cara ini knowledge repetitif tidak bisa dihindari.

Jika diartikan, Business Intelligence adalah rangkaian aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan menyuguhkan akses information untuk membantu petinggi perusahaan dalam pengambilan keputusan. Data mart adalah suatu bagian pada information warehouse yang mendukung pembuatan laporan dan analisa knowledge pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan. Melalui penerapan Business Intelligence ini, sebagian maupun seluruh information dan informasi dapat di integrasikan sesuai dengan kebutuhan perusahaan sehingga menghasilkan beberapa keputusan yang lebih lengkap.

Data yang diolah tersebut diringkas agar dapat memudahkan pihak perusahaan menyampaikan penjelasan pada pihak nasabah atau pihak buyer yang melakukan transaksi pada perusahaan. Business Intelligence (BI) merupakan representasi dari aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa dan menyediakan akses terhadap knowledge untuk membantu consumer dalam suatu perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih baik (Nirwasita,2008).

Fungsi-fungsi umum dari teknologi inteligensi bisnis adalah pelaporan, pemrosesan analisis daring, analitis, penggalian data, penggalian proses, pemrosesan kejadian kompleks, manajemen performansi bisnis, pengukuran, penggalian teks, analitis prediktif dan analitis preskriptif. ETL merupakan komponen dasar dari sistem enterprise intelligence karena kualitas data dari komponen lain tergantung pada proses ETL. Jargon Business Intelligence pertama kali dituturkan oleh Howard Dresner dari lembaga riset Gartner Group pada tahun 1989.business intelligencebusiness intelligencebusiness intelligence