Business Intelligence For Competitive Advantage

Available on premise or within the cloud, our enterprise intelligence instruments put actionable information at customers’ fingertips. Business intelligent system merupakan istilah yang umumnya digunakan untuk jenis aplikasi maupun teknologi yang digunakan untuk membantu kegiatan businnes intelligence, seperti mengumpulkan information, menyediakan akses serta menagnalisis information dan informasi mengenai kinerja perusahaan. Top-Down sangat tepat untuk sebuah organisasi yang akan membangun Business Intelligence nya dimana pada waktu yang bersamaan terdapat pembangunan secara menyeluruh pada setiap aspek organisasi.business intelligence

Data yang diolah tersebut diringkas agar dapat memudahkan pihak perusahaan menyampaikan penjelasan pada pihak nasabah atau pihak buyer yang melakukan transaksi pada perusahaan. Business Intelligence (BI) merupakan representasi dari aplikasi dan teknologi untuk mengumpulkan, menyimpan, menganalisa dan menyediakan akses terhadap data untuk membantu person dalam suatu perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih baik (Nirwasita,2008).

Contoh atribut dimensi adalah nama barang dan warna barang, sedangkan contoh atribut ukuran adalah jumlah barang. Pada akhirnya data akan di ekstrak dan digunakan sebagai bahan dan model matematika dan metodologi evaluation untuk membantu pengambilan keputusan. Contoh penerapan business intelligence pada industri perbankan adalah buyer relationship management, buyer credit evaluation, danger management, bank card evaluation, customer segmentation, dll (Hair, 2007), (Dan, 2008). Special issues are devoted to present issues in enterprise intelligence and techniques.business intelligence

Business Intelligence seperti yang dipahami sekarang dikatakan telah berkembang dari Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang mulai dari tahun 1960-an dan berkembang sepanjang pertengahan 1980-an. Dalam dunia bisnis yang berubah dengan sangat cepat sekarang ini, perusahaan sangat membutuhkan alat untuk memberikan servis yang efisien pada buyer dalam bisnis mereka. Dengan demikian maka akan memudahkan semua pihak yang akan terlibat pada suatu keputusan yang diperlukan.

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh Huseyin Ince dan Bora Aktan (2009), peneliti membandingkan kinerja dari mannequin penilaian kredit menggunakan pendekatan tradisional dan artificial intelligence (discriminant analysis, logistic regression, neural networks, classification, and regression tree). Business intelligence ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari data dan informasi, dan untuk membantu supervisor dalam memahami kondisi perusahaannya saat ini. Business Intelligence Savvy Manager’s Guide, Morgan Kaufmann Publishers, San Francisco.business intelligence